Gaji ABK Kapal Berapa? Ini Perbandingan Kapal Lokal vs Luar Negeri

gaji abk kapal berapa

Banyak siswa SMP dan orang tua yang mulai tertarik dengan dunia pelayaran sering bertanya: gaji ABK kapal berapa per bulan? Pertanyaan ini sangat wajar karena profesi pelaut dikenal memiliki penghasilan yang cukup besar dibandingkan beberapa pekerjaan lainnya.

ABK atau Anak Buah Kapal merupakan bagian penting dalam operasional kapal. Mereka bekerja membantu perwira kapal dalam menjalankan berbagai tugas mulai dari navigasi, mesin, hingga kegiatan operasional lainnya di atas kapal.

Dalam artikel ini kita akan membahas secara lengkap mengenai gaji ABK kapal per bulan, baik di kapal lokal maupun kapal luar negeri, serta faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya penghasilan seorang pelaut.

Apa Itu ABK Kapal?

ABK adalah singkatan dari Anak Buah Kapal, yaitu seluruh kru kapal yang bekerja di bawah pimpinan kapten atau nahkoda. Mereka bertanggung jawab menjalankan berbagai pekerjaan agar kapal dapat beroperasi dengan baik selama pelayaran.

Secara umum, ABK terbagi dalam dua bagian utama:

  1. Deck Department (Bagian Dek)

  2. Engine Department (Bagian Mesin)

Kedua bagian ini memiliki tugas yang berbeda tetapi sama-sama penting dalam operasional kapal.

Contoh posisi ABK antara lain:

  • Ordinary Seaman (OS)

  • Able Seaman (AB)

  • Oiler

  • Wiper

  • Cook kapal

  • Bosun

Biasanya lulusan SMK Pelayaran akan memulai karier sebagai kadet atau ABK junior sebelum naik ke posisi yang lebih tinggi.

Gaji ABK Kapal Berapa Per Bulan?

Besarnya gaji ABK kapal per bulan sebenarnya sangat bervariasi. Hal ini tergantung pada beberapa faktor seperti jenis kapal, pengalaman kerja, perusahaan pelayaran, serta rute pelayaran.

Namun secara umum, berikut kisaran gaji ABK kapal:

Jenis Kapal Kisaran Gaji ABK
Kapal lokal domestik Rp3.000.000 – Rp8.000.000
Kapal penangkap ikan Rp5.000.000 – Rp15.000.000 (tergantung hasil tangkapan)
Kapal cargo internasional Rp10.000.000 – Rp25.000.000
Kapal tanker Rp15.000.000 – Rp30.000.000
Kapal pesiar Rp12.000.000 – Rp35.000.000

Besarnya gaji ini bisa meningkat seiring bertambahnya pengalaman dan sertifikasi pelaut.

Gaji ABK Kapal Lokal di Indonesia

Banyak lulusan pelayaran memulai karier mereka di kapal domestik atau kapal lokal. Kapal ini biasanya beroperasi antar pulau di Indonesia.

Contoh kapal lokal antara lain:

  • kapal cargo domestik

  • kapal logistik

  • kapal ferry

  • kapal tanker lokal

Rata-rata gaji ABK kapal lokal berkisar antara:

Rp3 juta – Rp6 juta per bulan.

Walaupun terlihat lebih kecil dibanding kapal internasional, bekerja di kapal lokal tetap menjadi pengalaman yang sangat penting untuk meningkatkan jam terbang sebagai pelaut.

Biasanya setelah memiliki pengalaman 1–2 tahun, pelaut bisa mencoba melamar kerja di kapal luar negeri dengan gaji yang lebih tinggi.

Gaji ABK Kapal Luar Negeri

Bekerja di kapal luar negeri merupakan impian banyak pelaut karena penghasilannya jauh lebih besar.

Kapal internasional biasanya meliputi:

  • kapal cargo internasional

  • kapal tanker minyak

  • kapal LNG

  • kapal kontainer

  • kapal pesiar

Kisaran gaji ABK kapal luar negeri bisa mencapai:

Rp10 juta hingga Rp30 juta per bulan.

Bahkan untuk kapal pesiar tertentu, gaji bisa lebih tinggi lagi tergantung posisi dan perusahaan pelayaran.

Selain gaji pokok, biasanya pelaut juga mendapatkan beberapa fasilitas tambahan seperti:

  • makan di kapal

  • tempat tinggal

  • asuransi

  • bonus kontrak

Karena kebutuhan hidup selama di kapal sudah disediakan, banyak pelaut bisa menyimpan sebagian besar penghasilannya. 

Yang Ingin tahu berapa sebenarnya gaji dalam dunia pelayaran, Baca juga 👉 Gaji Pelayaran Berapa.

Gaji ABK Kapal Penangkap Ikan

Selain kapal cargo dan tanker, ada juga kapal penangkap ikan yang memberikan penghasilan cukup menarik bagi para pelaut.

Sistem penggajian di kapal ikan biasanya terdiri dari:

  1. Gaji pokok

  2. Bagi hasil tangkapan ikan

Karena adanya sistem bagi hasil, penghasilan ABK kapal ikan bisa lebih besar.

Sebagai contoh:

Jika dalam satu periode tangkapan hasilnya besar, seorang kadet atau ABK bisa mendapatkan tambahan penghasilan dari pembagian hasil tangkapan tersebut.

Tidak jarang dalam satu kontrak praktek laut selama 6 bulan, ada taruna yang bisa memperoleh penghasilan hingga sekitar Rp15 juta – Rp20 juta.

Hal inilah yang membuat banyak taruna pelayaran tertarik untuk menjalani praktek laut di kapal penangkap ikan.

informasi lebih banyak mengenai gaji kadet di kapal ikan bisa dibaca di Gaji kadet penangkap ikan saat praktek laut

Faktor yang Mempengaruhi Besarnya Gaji ABK Kapal

Besarnya gaji pelaut tidak selalu sama. Ada beberapa faktor yang sangat mempengaruhi penghasilan seorang ABK.

Berikut beberapa faktor tersebut:

1. Jenis Kapal

Jenis kapal sangat menentukan besarnya gaji.

Sebagai contoh:

  • kapal tanker biasanya memiliki gaji lebih tinggi

  • kapal pesiar memberikan gaji plus tips

  • kapal ikan memiliki sistem bagi hasil

2. Pengalaman Kerja

Semakin lama pengalaman seorang pelaut, semakin besar pula gajinya.

Pelaut yang baru pertama kali bekerja biasanya menerima gaji lebih rendah dibandingkan pelaut yang sudah memiliki pengalaman bertahun-tahun.

3. Sertifikat Pelaut

Sertifikasi pelaut juga sangat penting dalam menentukan gaji.

Beberapa sertifikat yang wajib dimiliki antara lain:

  • BST (Basic Safety Training)

  • SAT

  • AFF

  • SCRB

  • RATING

Semakin lengkap sertifikat, semakin besar peluang mendapatkan pekerjaan dengan gaji tinggi.

4. Posisi di Kapal

Posisi kerja di kapal juga mempengaruhi penghasilan.

Contoh:

  • kadet memiliki gaji lebih kecil

  • AB atau Oiler memiliki gaji menengah

  • perwira kapal memiliki gaji jauh lebih besar

Karena itu banyak pelaut berusaha meningkatkan karier hingga menjadi perwira kapal.

Bagaimana Cara Menjadi ABK Kapal?

Untuk menjadi pelaut profesional, seseorang biasanya harus menempuh pendidikan di sekolah pelayaran.

Di sekolah pelayaran, siswa akan belajar berbagai keterampilan seperti:

  • navigasi kapal

  • mesin kapal

  • keselamatan pelayaran

  • disiplin dan karakter pelaut

Setelah menyelesaikan pendidikan, siswa akan menjalani praktek laut di kapal sebagai bagian dari proses menjadi pelaut profesional.

Pengalaman praktek laut ini sangat penting karena menjadi langkah awal untuk memulai karier di dunia pelayaran. Bagi anda yang berada di daeran NTT dan tertarik untuk belajar di SMK Pelayaran ketahui syarat pendaftarannya disini.

Kesimpulan

Profesi pelaut masih menjadi salah satu pekerjaan yang menjanjikan, terutama bagi lulusan sekolah pelayaran.

Secara umum, gaji ABK kapal per bulan berkisar antara:

  • Rp3 juta – Rp6 juta untuk kapal lokal

  • Rp10 juta – Rp30 juta untuk kapal luar negeri

Bahkan pada kapal tertentu seperti kapal penangkap ikan, penghasilan bisa lebih besar karena adanya sistem bagi hasil tangkapan.

Dengan pendidikan pelayaran yang tepat, pengalaman praktek laut, serta sertifikasi yang lengkap, peluang untuk mendapatkan gaji tinggi di dunia pelayaran sangat terbuka.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Ditanyakan)

1. Berapa gaji ABK kapal pemula?

Gaji ABK kapal pemula biasanya berkisar antara Rp3 juta hingga Rp8 juta per bulan tergantung jenis kapal.

2. Berapa gaji ABK kapal luar negeri?

ABK yang bekerja di kapal luar negeri bisa mendapatkan gaji sekitar Rp10 juta hingga Rp30 juta per bulan.

3. Apakah kadet kapal mendapatkan gaji?

Ya, kadet kapal biasanya mendapatkan uang saku atau gaji selama menjalani praktek laut, walaupun jumlahnya lebih kecil dibanding ABK berpengalaman.

4. Apakah bekerja di kapal bisa menabung banyak?

Bisa. Karena kebutuhan makan dan tempat tinggal biasanya sudah disediakan oleh perusahaan kapal.